Connect with us

Jkt News

Media Tak Meliput Reuni 212

Published

on

reuni 212

Reuni 212 memang sudah berlalu, namun cerita setelahnya tak benar-benar usai. Buktinya, karena reuni itu, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto geram dengan media. Kemarahannya tersulut lantaran ia merasa saat ini media di Indonesia tak lagi objektif dalam pemberitaan.

Selain itu, Prabowo menyebut tak ada media yang mau meliput reuni 212. Marahnya Prabowo bukan tanpa alasan. Menurut dia, aksi itu merupakan kejadian pertama di dunia, yakni saat manusia berkumpul sangat banyak tanpa dibiayai oleh siapa pun.

“Hampir semua media tidak mau meliput 11 juta lebih orang yang kumpul, belum pernah terjadi di dunia,” kata Prabowo dengan nada tinggi di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Rabu (5/12)..

Pria kelahiran 17 Oktober 1951 itu menilai, ketidakobjektifan media saat ini sama dengan upaya untuk membohongi masyarakat.

“Rakyat mau dibohongi otaknya dengan pers yang terus terang saja banyak bohongnya daripada benarnya. Aku tiap hari ada 5-8 koran yang datang ke tempat saya. Saya mau lihat, bohong apalagi nih yang mereka cetak,” ujarnya

 

Dalam jejak digital 15 media online nasional di Indonesia menunjukkan, banyak berita yang tayang 2 Desember 2018 terkait Reuni 212. Namun, porsi pemberitaan dari masing-masing media memang memiliki perbedaan.

 

12 koran nasional yang memuat pemberitaan terkait reuni 212. Sebagian menempatkannya di halaman muka, tapi ada pula yang menampilkannya di halaman belakang dan tanpa disertai foto.

 

“Kelihatannya informasi yg diterima Bapak Prabowo kurang lengkap karena faktanya semua media memuatnya (reuni 212). Memang ada yg memuatnya banyak, ada yang sedikit, tergantung kebijakan redaksi masing-masing,” kata Wahyu kepada kumparan, Selasa (11/12).

Selain itu, dia menyebut, porsi peliputan adalah kebijakan redaksi masing-masing media. Jadi sebaiknya siapapun harus menghindari prasangka buruk yang tak mendasar.

“Mari kita sepakati bahwa semua media sudah memuat berita tentang reuni 212 dengan pilihan angle, proporsi, dan format sesuai kebijakan redaksi,” tutup Wahyu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

berita terhangat

%d bloggers like this: